Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Selembar kain itu yang telah menolongku “

Diwaktu sore menjelang magrib ketika sang surya akan tenggelam, ku masih berada didalam metro mini(mini bus) yang membawaku pulang dari sekolahku(dulu), bis itu begitu sesak berjejal, aku mendapat tempat ditengah2 sambil berdiri, hal ini sudah menjadi rutinitas menghiasi  hari-hariku. Hawa panas penuh sesak mengalirkan banyak keringat  pada seluruh penumpang, sering ku iri melihat mereka yang naik mobil pribadi ber AC, dengan membaca Koran sambil menunggu lampu merah, duhh…nikmatnya mereka, tidak merasakan keadaan seperti ini fikirku.

 

Mobil ini seperti biasa cepat berjalan bahkan terkadang kebut-kebutan mengejar penumpang, demi uang seribu dua ribu  terkadang mereka tidak ambil pusing terhadap semua resiko bahkan nyawa sekalipun.

 

Tempat tujuanku dicililitan itu hampir sampai, kulihat disekelilingku, hampir tidak ada perempuan yg berdiri kecuali aku, depan belakang hampir tak ada jalan untuk ku lewat, lewat depan hampir sama sekali tidak bisa lewat, jadi terpaksa kuambil pilihan lewat belakang, walau kulihat hampir sama tapi apa boleh buat aku harus mengambil pilihan utk turun.

 

Tanganku mulai dingin, jantungku berdebar keras, badanku lemas karena takutnya aku untuk lewat, kulihat disekelilingku semua pria(anak kuliahan) dan banyak diantaranya berambut maaf gondrong, penampilan yang benar-benar membuatku takut. Fikiranku mulai tak menentu, aku takuuuut sekali untuk lewat, aku takut mereka menyentuh jilbabku, dalam keadaan demikian aku sangat sulit untuk membela diriku(bila mereka macam-macam), bila mereka menginginkan hal-hal yang buruk padaku ITU SANGAT MUDAH, krn memang posisiku serba sangat sulit.

 

Ku berdoa tak henti-hentinya, Ya Robb..tolong hamba…tolong hamba… tak lupa dengan bertawasul pada para Imam kuharapkan pertolongan-NYA.

“ Kiri pak..!” kataku pada kenek.

Bismillah..Ya Robb…lemas kakiku tuk melangkah, aku pasrah atas apa yang akan terjadi padaku, fikirku.

 

Ketika ku mulai melangkah ada seorang laki-laki berteriak pada teman-temannya sambil menjagaku lewat “ Minggir…Minggir…perempuan sorga mau turun..”

 

 Aduhhhh….Ya Allah..syukran lillah..atas pertolongan-MU, sepanjang kakiku melangkah didalam bis ia dan teman-temannya justru menjagaku dari penumpang lain sehingga begitu mudahnya kuberjalan dalam bis untuk turun, ia terus menjagaku sampai kepintu bis, Aku tau.. ia menggodaku dgn perkataan demikian tapi cukup membuatku tersanjung, semoga Ya Robb…

 

Ketika selangkah lagi kaki ini menuruni Bis, ku bertakbir ALLAHU AKBAR ! SYUKRAN LILLAH YA..ALLAH…, hamba selamat tak seorangpun yg menyentuh hamba. Ku bersyukur pada Allah karena selembar kain ini yang telah menolongku, melalui perantaranya Allah telah Melindungi diriku dari segala godaan, dan  Allah telah menggerakkan hati mereka utk melindungiku.

 

Pengalaman itu cukup berkesan dihati, dan merubah fikiranku bahwa memang ‘Penampilan itu tidak menjamin seseorang, tidak selamanya yang nampak buruk(menurut kita) adalah buruk, kata orang jangan menilai buku dari sampulnya. Tidak ada manusia yang sempurna, ambil baiknya buang buruknya,.”

Belum Ada Tanggapan to “” Selembar kain itu yang telah menolongku “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: