Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Sebuah Nama “

 

بسم الله الرحمن الرحيم

 

اللّهم صلى عل محمّد و ال محمّ

 

 

Tadi ketika  berada disatu tempat, kebetulan bertemu dengan satu orang(sebut saja B), si B begitu sangat baik dan hormat menyambut saya, saya sempat risih juga krn sambutannya yang sangat baik, saya memahami ia berprilaku seperti itu karena ‘seseorang’ yang ia hormati(sebut saja A), A ini adalah sahabat baik saya yg cukup dihormati dan disegani. Saya jadi malu dan merenung saya ini bukan siapa-siapa karena ‘sebuah nama’ saya jadi ikut mendapat berkahnya, padahal B ini tidak mengenal saya secara pribadi, hanya mengenal sepintas saja bahwa saya sahabat A.

 

Bukan kali ini saja saya bisa merasakan hal-hal yg seperti ini, ketika aku berjalan bersama dengan sahabatku itu orang-orang turut menghormatiku, senyum ramah mereka menebar kepada orang2 yang dekat dgn sahabat saya ini.

 

Satu waktu saya juga pernah harus mengurus satu surat penting disalah satu kantor, kebetulan sahabat saya A ini mempunyai teman yang bekerja dikantor tersebut, A ingin menolong saya dengan menelphon temannya yg bekerja dikantor itu ‘Tolong Bantu sohib saya ini’ kata A. ketika saya sampai dikantor itu saya lihat orang banyak mengantri untuk mengurus surat yang sama dengan saya, saya hanya menyebutkan satu nama pada pengurus dikantor itu, lalu dengan Sigap mereka cepat mengurus segala keperluan saya, tak berapa lama selesai sudah surat yang saya butuhkan, mereka menyerahkannya dengan sangat ramah dan sopan, tanpa perlu saya mengantri lama berjam-jam. Saya sempat termenung juga memikirkan hal ini, berkah sebuah nama lagi ‘Fikir saya’.

 

Mungkin hal yg sama juga pernah anda alami, apalagi untuk kalangan-kalangan tertentu yang memiliki kekuasaan tentunya, pasti sering merasakan kemudahan-kemudahan tertentu.

 

Kawan…Itu semua jabatan yg diberikan oleh manusia, bagaimana bila jabatan yang  diberikan oleh ALLAH TUHAN PENGUASA ALAM SEMESTA. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana penghormatan para Malaikat atau para aparat yang bekerja pada ‘PEMERINTAHAN ILAHI’

 

Subhanallah… Kawan…Beginikah nanti kelak diakhirat, ketika malaikat2 itu memandang umat Nabi Muhammad Saww, karena Nabi Muhammad Saww memiliki kedudukan Tinggi dan khusus disisi ALLAH SWT, apalagi tentunya bagi mereka yg memiliki mahabbah(kecintaan) yang tinggi kapada Kanjeng Nabi Saww dan keluarganya.

 

Jabatan yg diberikan oleh manusia hanya sementara kenikmatannya, ketika manusia yang dianggap ‘Terhormat’ oleh banyak manusia  ‘Sudah Tiada/meninggal’ atau sudah tidak menjabat pada kedudukan tertentu, hilang sudah semua kenikmatan atau penghormatan yang ditrimanya juga pada orang-orang terdekatnya. tapi Jabatan yang ALLAH berikan pada seorang Hamba, itu berlaku baik didunia maupun diakhirat, seluruh jajaran penghuni langit mengenalnya. Kita boleh memuji dan mengagumi siapapun yang kita kehendaki tapi pujian dan kekaguman kita tidak ada artinya sama sekali dan tidak akan bisa sebanding dengan Pujian dan Sanjungan dari ALLAH SWT kepada para kekasih-NYA.

 

Bagaimanakah Kedudukan Kanjeng Nabi Muhammad Saww disisi ALLAH SWT  ?

 

Imam ‘Ali bin Abi Thalib  berkata: ‘Setiap kali Allah mengutus seorang nabi, mulai dari Nabi Adam sampai seterusnya, maka kepada nabi-nabi itu Allah menuntut janji setia mereka bahwa jika nanti Nabi Muhammad saw diutus, mereka akan ber-iman padanya, membelanya dan mengam-bil janji setia dari kaumnya untuk melaku-kan hal yang sama.

 

Untuk hal ini, Allah Swt. berfirman dalam QS. 3: 81:

Dan ketika Allah mengambil janji dari para nabi: “Aku telah berikan kepada kalian al-kitab dan al-hikmah, maka ketika Rasul itu (Mu-hammad saw) datang kepada kalian, yang membenarkan apa yang ada pada kalian, kali-an benar-benar harus beriman kepadanya dan membelanya.” Dia (Allah) berkata: “Apakah ka-lian menerima dan berjanji akan memenuhi perintah-Ku ini?” Mereka berkata: “Ya, kami berjanji untuk melakukan itu.” Dia berkata: “Kalau begitu persaksikanlah dan Aku menjadi saksi bersama kalian.”

 

Allah memuji Nabi Muhammad saw dengan berbagai pujian karena keluhuran akhlak-nya  “ Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. 68:4)

 

kepeduliannya dan kasih sayangnya kepada umat manusia “ Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rosul dari Kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan keimanan dan keselamatan bagimu, amat belas kasihan lagi Penyayang terhadap orang-orang mu’min.” (QS. 9:128)

 

Allah Swt memberi perhatian yang khusus kepada Nabi Muhammad saw jika ada sedikit saja “masalah” yang dihadapinya “ Demi waktu Matahari sepenggalahan naik, Dan demi malam apabila telah sunyi, Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada(pula) benci kepadamu.” (QS. 93:1-3)

 

Allah bershalawat kepada Nabi. Demikian juga seluruh malaikatnya. Karena itu orang-orang yang beriman diperintahkan untuk bershalawat kepadanya “ Dan sesungguhnya Allah dan Malaikat-NYA bersholawat untuk Nabi, Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya..”(QS. 33:56)

 

Dalam hadis diriwayatkan Allah Swt bertanya kepada Adam, “Dari mana engkau tahu Muhammad padahal Aku belum mencipta-kannya?”

 

Nabiyallah Adam as berkata, “Tuhanku…ketika Engkau ciptakan aku dan Engkau tiupkan ruh-Mu dalam diriku, aku mengangkatkan kepalaku dan kulihat di pilar-pilar Arsy tertulis Lâ ilâha illallâh Muhammad Rasûlullâh. Aku tahu Engkau tidak akan menyertakan nama hamba-Mu kepada nama-Mu kecuali yang paling Engkau cintai.” Allah Swt berkata, “Engkau benar, Wahai Adam… Muhammad adalah hamba yang paling Aku cintai. Dan karena engkau memohon ampun melaluinya, maka Aku kabulkan permohonanmu. Wahai Adam, kalau bukan karena Muhammad, Aku tidak akan menciptakan-mu.”

 

 

 

Subhanallah..Allahu Akbar…Allahumma sholli a’la Sayyidina MUhammad wa a’la aali Sayyidina MUhammad, Begitu tingginya kedudukan Kanjeng Nabi Muhammad Saww disisi ALLAH SWT. Beliau adalah Kekasih ALLAH SWT.

 

Kawan…kejadian-kejadian yg kualami diatas itu bisa saja terjadi kelak diakhirat, mungkin kelak kemudahan-kemudahan yang Insya ALLAH akan ALLAH berikan pada umat Nabi Saww ialah dengan melalui diberikannya ‘SYAFAAT’ oleh Rosulullah Saww. Tanda suatu cinta ialah sering menyebut-nyebut namanya, mencintai apa yang dicintainya dan membenci apa yang dibencinya, dan otomatis mencintai segala apa yang berhubungan dengannya.  ” Katakanlah ( Wahai Muhammad ) Aku tidak meminta dari kalian upah atasnya ( dakwah Islam ini ) kecuali mencintai kepada keluargaku “. (QS. al Syura : 23)

 

Semoga dengan seringnya kita memanggil nama Rosulullah Saww yang Habiballah/Kekasih ALLAH beserta orang-orang yang Beliau Cintai kiranya ALLAH berkenan memudahkan jalan kita dihari Penghisaban kelak, Aamiin..Aamiin..Allahumma Aamiiin..

 

Fikiran saya ini hanya berpijak pada Ucapan Imam Ali Bin Abi Thalib as : ” Jadikanlah apa yg telah terjadi sebagai contoh bagi yang akan terjadi, sebab segala sesuatu banyak mengandung persamaan.”

 

 

 

Wasalam…

 

Belum Ada Tanggapan to “” Sebuah Nama “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: