Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Bisyir “

 

 

Bisyr dahulunya adalah seorang penjudi, peminum arak, dan peniup seruling. Dia biasa melakukan dosa-dosa besar dan pekerjaan-pekerjaan mungkar lainnya. Pada suatu hari, dia melihat selembar kertas Alquran di suatu jalan di kota Baghdad. Dia langsung mengambilnya. Kemudian dia membeli minyak wangi seharga dua dirham. Dia mengoleskan minyak wangi itu pada lembar kertas Alquran itu dan meletakkannya di salah satu sudut tembok rumahnya.

 

Pada malam harinya, ketika sudah tidur, dia melihat seseorang yang berkata kepadanya, ” Kami akan menjadikanmu sebagai seorang yang terhormat di kalangan manusia karena penghormatanmu pada Alquran.”

 

Setelah itu, dia mendapatkan hidayah Allah. lewat pertemuannya dengan Imam Musa bin Ja`far a.s., sebagaimana disebutkan di dalam riwayat terkenal. Bisyr al-Hafi bertobat di tangan Imam Musa al-Kazhim. Kemudian dia menjadi tokoh ahli ibadah yang terkenal pada zamannya. Sampai sekarang pun kuburannya banyak diziarahi orang-orang.

 

Al-Allamah al-Hilli berkata di dalam Minhdj al-Kardmah, “Bisyr al-Hafi bertobat di tangan Imam Musa al-Kazhim a.s. Pada suatu hari, Imam Musa al-Kazhim a.s. lewat di depan rumah Bisyr di kota Baghdad. Lalu dia mendengar suara musik dan nyanyian serta seruling dari dalam rumah Bisyr al-Háfi. Kebetulan, saat itu, ada seorang budak perempuan yang keluar dengan membawa sampah dari dalam rumah. Lalu dia membuang sampah tersebut ke dalam tong sampah. Maka Imam Musa al-Kazhim a.s. berkata kepadanya:

 

Imam : ” rumah ini seorang yang merdeka atau budak?”

 

Budak perempuan’ itu menjawab : ” Tentu dia seorang yang merdeka.”

 

Imam Musá al-Kazhim a.s. berkata : ” Engkau benar, Seandainya dia seorang budak, pasti dia akan takut pada tuannya.”

 

Ketika budak perempuan itu masuk ke dalam rumah, tuannya (Bisyr al-Hafi) berkata, dalam keadaan dia sedang berada di meja minuman keras..

 

Bisyr : ” Mengapa engkau datang terlambat? ”

 

Budak perempuan itu menjawab:  ” Aku bertemu dengan seseorang di luar.” Lalu dia menceritakan percakapannya dengan orang itu. Maka, Bisyr langsung keluar dari rumahnya dalam keadaan telanjang kaki sehingga dia bertemu dengan Imam Musa al-Kazhim.

 

 

Ini adalah salah satu bukti yg telah Allah berikan pada hambanya, karena Berkah dari penghormatannya pada ‘Kalam Ilahi’ (Al-Quran), Allah beri ia hidayah dan diangkat derajatnya. Allah mempertemukan ia dengan cucu pembawa ‘Kalam Ilahi’, dan dari Lisan suci beliau, hati yang gelap gulita menjadi terang benderang.   Dalam satu hadis dikatakan :  ” Bahwa Allah mengangkat derajat Lisan diatas luka-luka “.

Semoga penghormatan kita(dengan hati yang tulus) Insya Allah akan mendapatkan limpahan Rahmat dan Berkah dari-NYA, amiiin…

Belum Ada Tanggapan to “” Bisyir “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: