Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Resah….”

Seorang wanita yg sudah hampir 15 thn berumah tangga tapi oleh Allah belum jg dikaruniai anak. Ia sering melamun memikirkan nasibnya kelak, bagaimana nanti klu dia sdh tua ?, siapa kelak yg akan mengurusi dirinya dan suaminya, mengurus kematiannya kelak. bagaimana dgn kesabaran suaminya? Apakah sabarnya tersebut ada batasnya. Pertanyaan2 itu terus menghantuinya.


Lain lagi dengan yg ini, suami istri yg sdh hampir 37 tahun mengarungi hidup berumah tangga, mempunyai 8 anak. sisuami kini tengah terbaring sakit. Si istri dengan setia menunggui dan mengurus sisuami . Tak satupun anaknya terlihat mengurusi hanya menjenguk saja. Masing-masing mempunyai kesibukannya sendiri-sendiri, yg satu sekolah diluar negri, yg perempuan kerja dan seorang ibu rumah tangga juga, dan yg lainnya masing-masing sekolah diluar kota.

Cerita diatas adalah kisah nyata. Apa hikmah yg bisa kita ambil dari contoh cerita diatas. Ialah “ Segala sesuatu yang ‘ diharapkan’ itu belum tentu bisa diharapkan.”

Contoh pertama siwanita mengharapkan agar ia bisa kelak nantinya diurusi oleh anaknya sendiri. Sedang contoh kedua malah banyak anak juga belum tentu akhirnya bisa mengurusi ayah dan ibunya.

Itu semua bukanlah jaminan bahwa nantinya kita tdk ada yg mengurusi atau diurusi. Kita hanya bisa berharap kepada Allah. Tidak pada istri, tidak pada suami, ataupun tidak juga pada anak. Dengan berdoa tentunya. Yang ‘diharapkan’ juga berharapnya pada Allah, jd mana mungkin kita bisa berharap kpd yg tidak punya daya upaya.

Ketika hidup masih melajang, sepertinya hidup ini seperti hampa ada yg kurang, bayangan dan hayalan terus menghantui diri, ingin rasanya cepat punya pendamping. Tapi setelah Allah kabulkan apa yg diinginkan, pasti itu akan ada lagi yg kurang. Ingin cepat punya anak, tapi setelah dikabul punya anak pasti akan ada hal lain yg menjadi ujian. Belum adanya lagi anggapan ‘Rumput tetangga kelihatan lebih hijau’, terus dan terus ada hal2 yg menjadi problema.

Bila ini dicermati lebih mendalam, sebenarnya ada apa dibalik itu semua. Ya….sebenarnya yg kurang ialah ‘Rasa Syukur ‘ kita kpd Allah..’ Allah menciptakan ujian atau cobaan kpd seseorang dgn maksud agar hatinya selalu menjerit dan berharap hanya pada-NYA. Pernahkan kita sadari bahwa dengan ujian itu kita bisa memanggil ‘Allah’ dengan seluruh hati kita yg penuh dgn kesedihan dan harapan.

Coba berapa banyak status2 di FB ini, yg kalimat2nya kurang lebih begini : ” Allah kenapa begini… , Allah…kurang sabar kah aku….., Allah…..aku mengharapkannya…., dan lain-lain..”.

Tapi pernahkan kita berfikir bagaimana kalimat2 itu bisa ‘timbul’, ya……kalimat2 itu timbul krn kita sedang ‘MENGELUH’ itu semua timbul dari harapan kita dan keluhan kita kepada-NYA, Allah membuatnya agar kita dapat memanggil nama-NYA dengan segenap rasa yg ada dihati. Kalau bukan krn (penderitaan) itu tentu hati kita tidak akan memanggil nama-NYA dengan berkeluh kesah, bahkan mungkin kita melupakan Allah (nau’zu billah minjalik). Bersyukurlah dengan segala yg ada, yg dengan itu kita bisa mengenal Allah, kita bisa (Insya Allah) berada dalam jalan Cinta-NYA. Dlm satu Hadist Rosulullah Saww bersabda : ” Sesungguhnya Allah itu mengangkat derajat lisan sehingga lisan itu mengucapkan tauhid-NYA diantara luka-luka ”

Imam Ali Bin Abi Thalib a.s prnh berkata : “ Sesungguhnya ketentuan Allah SWT itu turun dari langit bagaikan tetesan hujan. Masing-masing orng menerima bagian yg telah ditentukan baginya, kelebihan maupun kekurangannya. Maka jika seseorang menyaksikan kelebihan saudaranya, baik dlm hal istri, harta ataupun keluarga, janganlah sekali-kali hal itu menjadi fitnah (cobaan) pengguncang imannya.”

” Kamu,sekalian telah mengalami berbagai peristiwa serta mengujinya. Dan juga cukup beroleh pelajaran dari petaka yang menimpa orang-orang sebelum kamu. Untukmu telah diberikan beraneka-ragam permisalan dan kepadamu telah ditunjukkan jalan yang benderang. Oleh sebab itu, tiada akan membiarkan suara itu berlalu kecuali seorang tuli dan tiada akan membiarkannya melintas menjauh kecuali seorang buta. Barangsiapa tak bermanfaat baginya segala cobaan dan ujian, takkan bermanfaat baginya segala nasihat dan ucapan. Ia pun akan dikejutkan oleh akibat kelalaiannya yang tiba-tiba berada di hadapanya. sehingga saat itu ia baru akan mengenal apa yang diingkarinya dan mengingkari apa yang dikenalnya.”

” Ya Allah, peliharalah kehormatan wajahku dengan kecukupan; Jangan jatuhkan martabatku dengan kemiskinan, sehingga aku terpaksa mengharapkan rizki dari manusia yang justru mengharapkan rizki-Mu. Atau memohon belas kasihan hamba-hamba-Mu yang jahat. Atau tertimpa bald’ dengan memuji siapa yang memberiku atau mencela siapa yang menolakku. Sedangkan Engkaulah di balik semuanya itu yang sebenarnya memberi dan menolak. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahakuasa atas segalanya . .

Ya Allah, Engkaulah yang paling dekat menghibur para wali-Mu, yang paling menjamin kecukupan bagi siapa saja yang bertawakal kepada-Mu. Engkau melihat sampai ke lubuk hati mereka, menembus jauh dalam nurani mereka dan mengetahui kedalaman perasaan mereka. Semua rahasia mereka terbuka di hadapan-Mu, semua bisikan hati mereka mendamba mengharap dari-Mu. Bila menderita keterasingan, mereka segera terhibur dengan sebutan-Mu. Dan bila ter-curah atas mereka aneka ragam musibah, mereka pun berlindung kepada-Mu. Mereka benar-benar menyadari bahwa kendali segalanya berada di tangan-Mu sebagaimana kemunculannya berasal dan ketentuan-Mu.

Allahhumma, bila aku tak mampu mengutarakan permohonanku, atau tak kuasa melihat keinginanku, tunjukilah aku sesuatu yang akan mendatangkan sejauh maslahat bagiku. Sebab, semuanya itu tak meng-herankan di antara jalan hidayah-Mu, bukan pula sesuatu yang baru di antara kemampuan-Mu.
Allahhumma, perlakukanlah diriku dengan keampunan-Mu, dan jangan perlakukan daku dengan keadilan-Mu. ” ( Doa Imam Ali bin Abi Thalib a.s)

Wallahu a’lam bishawab…..
Catatan ini dibuat utk menjawab pertanyaan saudariku, mohon maaf klu ada kata2 yg kurang berkenan, Semoga ada manfaatnya, afwaaan.

Belum Ada Tanggapan to “” Resah….””

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: