Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

“… Jadilah Laksana Pohon Thoyyibah… “

Oleh Ust.Zen Muhammad Al-Hadi

Allah SWT berfirman dalam surat Ibrahim ayat 24-25:

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah membuat perumpamaan kalimat thoyyibah seperti pohon yang thoyyibah? Akarnya menancap kuat ke dalam tanah dan cabangnya menjulang tinggi ke langit. Pohon itu memberikan buahnya setiap saat sesuai kehendak Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia agar manusia memperoleh peringatan.”

“Kalimat thoyyibah” adalah tauhid; orang yang bertauhid itu pemikiran dan perasaannya bening, sehingga akan memproduksi segala yang bening. Dan orang bertauhid (beriman) ini oleh Allah SWT diumpamakan seperti pohon yang baik, karena:

1). Pohon yang thoyyibah itu mempunyai akar yang kuat dan menghujam ke dalam tanah, menjadikannya kokoh, tak dapat ditumbangkan oleh angin puting beliung. Ia berdiri tegar dan cabangnya menjulang ke atas menerima cahaya mentari.

Artinya; seorang mukmin hendaknya kuat imannya, teguh pendiriannya dalam memegang kebenaran dan keadilan. Senantiasa berhubungan dengan Yang Maha Tinggi untuk menerima siraman cahaya yang menerangi jalan hidupnya.

2). Pohon yang thoyyibah itu berbunga, berbuah dan berdaun rindang.
Bunga dapat menyenangkan hati orang, buah dapat memberikan makan manusia dan makhluk lainnya, sedang daunnya yang rindang dapat digunakan untuk berteduh dan berlindung dari terik mentari ataupun hujan.

Artinya, seorang mukmin hendaknya selalu menyenangkan hati orang lain dan memberi manfaat bagi semua makhluk. Seorang mukmin selalu melindungi atau mengayomi orang-orang yang membutuhkan perlindungannya.

3). Pohon yang thoyyibah itu berbunga dan berbuah setiap saat, tanpa henti, tidak bermusim.
Artinya, seorang mukmin hendaknya selalu menyenangkan hati orang lain dan memberi manfaat bagi semua makhluk setiap saat di manapun ia berada. Yang ada dalam pikirannya adalah: “Apa yang bisa aku berikan untuk orang lain?”, bukan “Apa yang bisa aku ambil dari orang lain?” Semua hasil karya (amal) orang mukmin selalu bermutu dan bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan masyarakatnya.

4). Pohon yang thoyyibah itu seluruh cabangnya mengeluarkan ranting yang menjulang menggapai arah matahari yang menyebabkan dedaunannya terpencar luas, sehingga setiap lembar daunnya berhak menerima sinar matahari, menghirup udara bersih dan segar, bersiap diterpa air hujan dan angin agar terbebas dari debu dan polusi, sehingga menghasilkan buah yang bersih dan segar.
Artinya, seorang mukmin hendaknya senang mendapat siraman rohani (zikir merupakan siraman rohani), siraman air, menghirup udara bersih dan segar, menjalankan pola hidup sehat sehingga berbadan sehat dan dapat menghasilkan segala sesuatu yang bermutu (shaleh) bagi dirinya dan orang banyak.

5). Pohon yang thoyyibah itu tumbuh sangat teratur (disiplin). Setiap bagian dari pohon itu mempunyai tugas dan kewajiban untuk berperan memberi segala yang baik.
Artinya, seorang mukmin hendaknya bekerja dengan loyalitas tinggi, memberikan kemampuan yang terbaik, tidak diam dan berpangku tangan. Semua bagian tubuhnya, termasuk otak, lidah dan tangannya berguna bagi dirinya dan orang di sekitarnya.

6). Pohon yang thoyyibah itu bergerak tumbuh ke atas.
Artinya, seorang mukmin harus dinamis mengikuti perkembangan sehingga tidak tertinggal dan tergilas.

Demikianlah Allah SWT membelajarkan manusia melalui perumpamaan agar dimengerti oleh manusia yang berakal dan mau berpikir untuk sadar diri.

Semoga bermanfaat, afwan.

Belum Ada Tanggapan to ““… Jadilah Laksana Pohon Thoyyibah… “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: