Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

Iedul Gadir

Oleh Ust.Syamsuri Rifai

Peristiwa Al-Ghadir terjadi pada 18 Dzul-Hijjah 10 H

Doa Rasulullah saw dalam peristiwa ini sungguh membahagiakan sekaligus mengerikan bagi kita semua kaum muslimin.

Al-Ghadir adalah peristiwa yang paling besar dalam sejarah kehidupan Nabi saw. Dalam peristiwa ini Rasulullah saw khutbahnya yang terakhir di Ghadir Khum, dalam haji wada’. Ghadir Khum adalah suatu tempat antara Mekkah dan Madinah, dekat Juhfah sekitar 200 km dari Mekkah.

Peristiwa Al-Ghadir terjadi pada tanggal 18 Dzul-Hijjah 10 H, wikipedia:

http://en.wikipedia.org/wiki/Eid_al-Ghadeer

Peristiwa ini terjadi kira-kira 70 hari sebelum Rasulullah saw wafat. Rasulullah saw wafat tanggal 28 Shafar 11 H (Dalam buku 560 hadis dari 14 Manusia suci, oleh Fatih Guven).

Memang, peristiwa besar ini asing di kalangan umumnya kaum muslimin. Mengapa? Padahal peristiwa ini paling besar dalam sejarah hidup Nabi saw, dihadiri oleh 90 ribu sahabat Nabi saw. Ada juga ahli sejarah yang mengatakan dihadiri: 114.000 sahabat; ada juga yang mengatakan: 120.000 sahabat; dan ada yang mengatakan dihadiri oleh: 124.000 sahabat.

Jadi, tidak ada satu pun khutbah dan hadis Nabi saw dalam waktu yang sama didengar langsung oleh sejumlah besar sahabat Nabi saw seperti dalam peristiwa Al-Ghadir. Karenanya para ahli hadis mengatakan: Tidak ada satu pun hadis Nabi saw yang kemutawatirannya melebihi kemutawatiran hadis Al-Ghadir. Adapun mengapa peristiwa dan hadis Al-Ghadir asing di kalangan umumnya kaum muslimin, itu persoalan lain. Kita mesti bertanya secara kritis dan objektif.

HADIS DAN DOA RASULULLAH SAW

Hadis dan doa ini disampaikan oleh Rasulullah saw dalam khutbahnya yang terakhir di Ghadir Khum. Hadis ini dikenal sebagai hadis Al-Ghadir. Berikut ini hadis dan doa Rasulullah saw:

من كنت مولاه فعـلي مولاه، اللهمّ وال من والاه وعاد من عاداه

“Barangsiapa yang menjadikan aku sebagai pemimpinnya, maka Ali (bin Abi Thalib) adalah pemimpinnya. Ya Allah, cintai orang yang mencintainya, dan musuhi orang yang memusuhinya.” Hadis ini terdapat di dalam:

1. Shahih Muslim 4:1873, Dar Fikr, Bairut.

2. Shahih Tirmidzi 5: 297, hadis ke 3797.

3. Sunan Ibnu Majah 1: 45, hadis ke 121.

4. Musnad Ahmad 5: 501, hadis ke18838, hlm 498, hadis ke:18815, cet Bairut.

Sungguh betapa mengerikan hidup kita jika kita dimusuhi oleh Allah dan Rasul-Nya, dan betapa bahagianya hidup kita jika dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya.

Redaksi hadis Al-Ghadir bermacam-macam. Yang ingin mengetahui lebih detail tentang hadis Al-Ghadir dan kaitannya dengan tafsir surat Al-Maidah: 67, berikut pendapat para ulama, klik di sini:

http://tafsirtematis.wordpress.com/

*********************************

Saya (Ummu Aminah) mengucapkan ” Mubarakin Fil Wilayatill Ahlul Bait Al Rasulullah Saww, Eid Ghadirkum Mubarak….”

 

 

Belum Ada Tanggapan to “Iedul Gadir”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: