Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Fatimah yang agung “

Sungguh bukan suatu hal yg mudah untuk mengungkapkan ‘Seorang manusia suci’ yang tiada bandingannya didunia ini. Hidupnya penuh dgn ujian yg tiada yg sanggup utk memikulnya. Dia besar dalam suasana sulit. Ibunya meninggal saat ia masih terlalu muda dan masih memerlukan kasih sayang seorang ibu. Sejak itu, dialah yang mengambil alih tugas menguruskan rumahtangga seperti memasak, mencuci, mengemas rumah dan membereskan berbagai keperluan ayahandanya, Rasulullah saww. Sayyidah Fatimah selalu bekerja keras di rumahnya.

Dia selalu menggiling gandum menjadi tepung dengan menggunakan batu. Pekerjaan ini membuat tangannya memar, akan tetapi dia tidak pernah berkeluh-kesah. Ayahandahnya, Nabi Saww dapat melihat betapa kerasnya dia bekerja. Suatu hari Nabi Saww berkata bahwa beliau akan memberikan sesuatu yang akan membantu meringankan pekerjaannya. Nabi Saww berkata bahwa apa yang akan diberikan kepadanya adalah lebih baik daripada dunia beserta isinya. Tahukah kalian hadiah apa yang diberikan oleh Nabi? Nabi menunjukkan bagaimana Sayyidah Zahra dapat bertasbih. Beliau berkata bahwa setiap habis salat, dia harus melafadzkan: Allahu Akbar – (Allah Mahabesar) – 34 kali Alhamdulillah – (Segala puji untuk Allah) – 33 kali Subhanallah – (Maha Suci Allah) – 33 kali Sayyidah Zahra sangat senang menerima hadiah khusus ini.

Dia senantiasa melakukan Tasbih setiap selesai menunaikan salat dan Tasbih ini kemudian lebih dikenal sebagai Tasbih Azahra. Salat adalah ibarat sebuah kusuma yang indah dan Tasbih Sayyidah Fatimah memberikan bunga yang cantik ini aroma yang semerbak. Sehingga setiap mengerjakan salat kita harus membaca Tasbih Sayyidah Fatimah ini karena kita ingin salat kita seperti sebuah bunga yang indah dengan aroma yang semerbak.

Suatu hari masuklah Rasulullah s.a.w. menemui anaknya Fathimah az-zahra a.s Didapatinya anaknya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis. Rasulullah s.a.w. bertanya pada anaknya, “Apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah?, semoga Rasulullah s.a.w. tidak menyebabkan matamu menangis”. Fathimah a.s berkata, “Ayahanda…, penggilingan dan urusan-urusan rumah tanggalah yang menyebabkan ananda menangis”. Lalu duduklah Rasulullah s.a.w. di sisi Fathimah a.s melanjutkan perkataannya, “Ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta Ali (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah”.

Mendengar perkataan anaknya ini maka bangunlah Rasulullah s.a.w. mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya “Bismillaahirrahmaanirrahiim”. Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin Allah s.w.t. Rasulullah s.a.w. meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anaknya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah s.w.t. dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.

Rasulullah saww berkata kepada gilingan tersebut, ” Berhentilah berputar dengan izin Allah s.w.t.”, maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah s.w.t. yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata. Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, “Ya Rasulullah saww. , demi Allah s.w.t. Tuhan yang telah menjadikan Baginda saww dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya, kalaulah Baginda saww menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah s.w.t.suatu ayat yang bermaksud:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan”.

Maka hamba takut, ya Rasulullah saww kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka. Rasulullah saww kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu, ” Bergembiralah kerana engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam syurga”. Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.

Rasulullah saww bersabda kepada anaknya, ” Jika Allah s.w.t. menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah s.w.t. menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh-Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat.

” Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah s.w.t. menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat ”

“Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah s.w.t. menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah s.w.t. akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang. Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah s.w.t. akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat”.

“Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku doakan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahawa ridha suami itu daripada Allah s.w.t. dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah s.w.t.?. Ya Fathimah, apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah s.w.t. akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah s.w.t. mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah s.w.t. yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga, dan Allah s.w.t. akan mengkurniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.”

Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah s.w.t. akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah s.w.t. akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah s.w.t. untuknya seribu pahala haji dan umrah. Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah s.w.t. akan memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), “Teruskanlah ‘amalmu maka Allah s.w.t. telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang”.

Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah s.w.t. akan memberinya minuman dari sungai-sungai syurga dan Allah s.w.t. akan meringankan sakaratulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga serta Allah s.w.t. akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat”.

Semoga kita dapat menjadi wanita/istri yang diharapkan oleh Rosulullah Saww, amiin Ya..Robb…

Rasulullah saww bersabda : Jibril telah memberitahuku bahwa dia adalah seorang wanita suci dan penuh berkah. Sesungguhnya Allah Swt akan menjadikan keturunanku darinya serta menjadikan dari keturunannya para pemimpin umat, mereka adalah penerusku setelah terputusnya wahyu”.

Imam Ja’far shodiq a.s berkata : ” Sesungguhnya Allah memiliki 12 ribu alam setiap satu alam lebih luas dari langit dan bumi, dan aku adalah hujjah atas mereka ” kemudian Imam bersabda ‘ Ibu kami Fatimah adalah hujjah bagi kami para Imam’

SELAMAT ATAS KELAHIRAN IBU DARI PARA HUJJAH SALAMULLAH A’LAYHA WA A’LA ABIYHA WA B’ALIHA WA BANIYHA

Belum Ada Tanggapan to “” Fatimah yang agung “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: