Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Tubuh Yang Sehat Dihuni Oleh Ruh Yang Sehat “

Oleh Ust.Zen Muhammad Alhadi

Ruh manusia semacam mesin, tubuh manusia semacam body mesin
dan akal manusia semacam komputer. Bagaimana bila komputer itu eror?
Pemilik itu semua adalah manusia, maka dengan pikiran dan perasaannya
semestinya ia dapat mengendalikan itu semua
untuk keselamatan kehidupan dunia dan akhirat.

Pembuat eror itu adalah maksiat; dan maksiat mempunyai dampak yang berbahaya. Dampak Maksiat Terhadap Sikap Manusia :

1. Meremehkan kebesaran Allah SWT.
Hilang rasa takut ke pada Allah, meremehkan firman Allah, menjadi tidak tahu diri, merasa paling benar, bahkan menyalahkan orang lain. Ketika ia bermaksiat, merasa akan diampuni Allah. Inilah jalur kelongsoran jiwa (jiwa disintegral).

Sebenarnya manusia beriman itu:
– Amat mensucikan Allah dalam hatinya.
– Amat membesarkan Allah dalam hatinya.
– Selalu mensyukuri Allah dalam hatinya.

Selanjutnya bersemayam ingatan kepada Allah dalam hatinya, maka sehat dan tenang hatinya, kemudian fisiknya. Firman Allah SWT:
اَلاَ بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ
“Sadarlah, bahwa hanya dengan selalu mengingat Allah maka hati mnjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’du ayat 28)

Dengan hati yang seperti itu, dia akan selalu menjaga dirinya untuk mengerjakan apa saja yang menyenangkan Allah karena hatinya menghormati dan memuliakan Allah SWT. Dia menghindar dari segala perbuatan yang membuat Allah SWT marah, karena hatinya kagum kepada Allah dan merasa sangat membutuhkan Allah (Taqwa).

2. Membuat hati selalu gelisah.
Bermaksiat menimbulkan rasa gelisah selalu. Karena orang yang tidak takut kepada Allah dia pasti takut kepada makhluk Allah. Dan setiap orang yang takut kepada siapapun atau apapun (makhluk), dia pasti gelisah. Karena selalu gelisah, dia menjadi resah dan pemarah. Banyak marah membuat otot-otot menjadi tegang dan syaraf-syaraf menjadi eror, timbul penyumbatan arteri dan aliran lainnya dalam tubuh yang membuat aus beberapa organ tubuh.

Sedangkan orang yang takut kepada Allah, dia tidak akan takut kepada siapapun dan apapun. Tenanglah dia dan tenanglah segalanya, maka tenanglah jiwanya.

3. Hati berpenyakit.
Bermacam-macam penyakit bersemayam dalam hati: resah, gelisah, senang maksiat, malas ibadah dan lain-lain. Penyakit hati merusak tubuh saat di dunia dan merusak kehidupan di akhirat.
Orang-orang yang menahan diri tidak bermaksiat dan senang beribadah, di dunia mereka berhati sehat, berjiwa sehat dan di akhirat selamat.

Penyebab Membusuknya Hati
1. Salah pergaulan; obatnya adalah Uzlah (menyendiri), bersosialisasi dalam kepentingan saja.
2. Angan-angan meluap; obatnya adalah Qona’ah, menikmati yang ada, tidak mendambakan yang tidak ada.
3. Bergantung kepada selain Allah; obatnya adalah Inaabah, ruju’ kepada Allah SWT.
4. Tamak; obatnya adalah Puasa, yang wajib dan sunnah.
5. Terlalu banyak tidur; obatnya adalah Shalat Malam

Maka, segeralah kita sembuhkan penyakit berbahaya itu. Itu sebagian dari macam-macam penyakit rohani. Cara menyembuhkannya adalah dengan melakukan pantangan, karena obat yang benar adalah berpantang.

Bila pembungkus diri kita (jasad) selalu kita bersihkan dengan bermacam alat dan obat, dengan sabun, shampo dan lain-lain; bila kita selalu memeriksa kesehatan dengan melakukan ceck-up, periksa darah, rontgen dan lain-lain; mengapa kita tidak membersihkan diri kita yang asli (ruh) dan hati? Mengapa kita tidak memeriksa hati (ruh) kita, apakah terjangkit penyakit atau tidak? Bila sudah kronis menjadi penjahat, bisa masuk penjara di dunia dan masuk lagi penjara akhirat. Maka segeralah periksa isi dada Anda, pemarahkah Anda? Suka berbuat dzolimkah terhadap keluarga dan lainnya? Sudahkah Anda melaksanakan kewajiban? Senangkah Anda memberi nafkah sayang kepada keluarga juga kerabat?

Penyakit fisik, seperti: diabetes, darah tinggi, kolesterol, kanker, tumor dan lain-lain, membuat kita sibuk berobat, itu memang wajib. Namun, janganlah risau, sebab penyakit-penyakit tersebut pasti sembuh, sembuh di dunia karena berhati bersih. Karena hati yang bersih membuat jiwa tenang, tenang menciptakan senang dan senang pemyembuh ampuh bagi tubuh yang rapuh.

Penyakit batin (ruh) tidak lenyap karena kematian, bahkan berbahaya bagi kehidupan terakhir di akhirat. Karena surga tidak diperbolehkan dimasuki oleh orang-orang berpenyakit hati, seperti: iri, dengki, dendam, hasut, syirik dan congkak, yaitu selingkuh terhadap Allah SWT, karena lebih memuliakan selain Allah SWT, dan lain sebagainya. Allah SWT berfirman dalam Surat Asy-Syu’ara ayat 88-89:
يَوْمَ لاَ يَنْفَعُ مَالٌ وَلاَ بَنُوْنَ, اِلاَّ مَنْ اَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ
“Pada hari yang tidak berguna lagi harta dan anak-anak, kecuali orang yang datang menghadap Allah dengan hati yang bersih.”

Langkah Menuju Ketenangan Hidup
– Bersungguh-sungguh mengendalikan pikiran kita, agar senantiasa ingat dan tertuju kepada Allah SWT. Sering-seringlah menyebut nama Allah, mengucapkan: سبحان الله الله اكبر . Hati kita tidak boleh lepas dari ingat kepada Allah SWT.
– Hidupkan roh dan fisik kita. Usahakan agar roh kita ikut melakukan segala amal yang kita kerjakan.
– Kita harus dapat berbicara/berdialog dengan roh kita sendiri, misalkan kita sedang marah atau bersedih, maka bisikkan pada roh kita (dengan menyebut nama kita sendiri), bisikkan roh kita itu agar tidak marah atau bersedih.

Yang dapat menjadikan diri kita menjadi baik ataupun jahat adalah diri kita sendiri (tentu atas izin Allah SWT). Dalam pendidikan jasmani kita kenal “Akal yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat”, itu benar, tetapi lebih benar lagi tubuh yang sehat diisi oleh jiwa (hati) yang sehat. Dengan demikian kesehatan roh kita harus senantiasa dijaga agar badan kita juga tetap sehat.
Kita harus ikhlas, yaitu segala perbuatan yang kita lakukan adalah karena Allah SWT, untuk Allah SWT dan bagi Allah SWT. Ikhlas ini merupakan salah satu kunci diterimanya ibadah yang kita lakukan.

Semua kejadian di masa lalu, yang telah kita lewati adalah impian belaka. Karena itu, tidak layak bersedih dengan segala yang telah menimpa kita, dan tidak ada untungnya menyimpan dendam. Kita harus lulus dari semua ujian yang Allah SWT berikan dengan mengalirkan diri dalam arus maupun goncangan gelombang kehidupan sambil ridho dan menerima dengan ikhlas dan lapang dada. Sesungguhnya ujian itu tidak berat, karena Allah SWT tidak akan membebani hamba-Nya dengan sesuatu yang tidak mampu dipikul oleh hamba-Nya.

Beban itu terasa berat karena kita tidak rela menerimanya, tetapi bila kita ridho pasti menjadi ringan. Pengemudi becak mengayuh becaknya dengan muatan dua orang gemuk sambil senyum dia, itu karena ridho/ cinta kepada keluarganya. Ibu tidak tidur di malam hari, memluk bayinya yang sedang sakit. Ia tidak merana karena ridho dan cinta kepada anaknya. Ini berarti kita tidak boleh banyak mengeluh. Tetapi berusahalah, kemudian tawakkal, karena Allah SWT akan memberikan segala sesuatu setelah kita berusaha dan berdoa.

RESEP HIDUP TENANG

Darah dipompa ke suluruh tubuh dengan tekanan. Otak terus mengawasi dan menyesuaikan tekanan itu. Banyak masalah yang membuat kacau aturan ini, umpamanya, bila seseorang gugup, misalnya pada saat berdusta pertama kali, denyut jantungnya bertambah cepat dan otot arteri berkontraksi, Tekanan Darah Naik. Karena itu ia selalu gugup dan tegang, tekanan darahnya tinggi, selanjutnya akan menimbulkan penyempitan aliran darah ke jantung dan ke otak serta gangguan pada ginjal.

Untuk mengurangi dan menghilang-kan gugup, tegang dan kesal, kita harus menyadari tentang eksistensi kita di dunia ini. Mengapa anda terlalu mengharap dunia menjadi seperti surga?

Fakta menunjukkan dunia ini penuh dengan derita, sakit, perang, longsor, gempa, tsunami, fitnah, gosip, preman, teror, pembunuhan dan penuh huru hara. Setiap hari tumpah ruah darah manusia di mana-mana. Nampak kini alam hewan lebih damai dari alam manusia.

Kenyataan yang demikian ini, apa anda masih mimpi ingin senang dan bahagia?
Sadarlah, di dunia yang kita tempati ini tidak ada bahagia, yang ada hanya fatamorgana yang tak mungkin dapat diraih.

Coba lihat sejarah, siapa yang pernah bahagia? Lihat sekarang, semua yang hidup mengeluh karena tidak mendapat puas atau bahagia. Sadarlah hidup di dunia ini bukan untuk mencari senang. Bila di hati Anda tersimpan niat hidup untuk bersenang-senang, Anda akan letih dan stress, karena tidak mendapatkan apa yang anda inginkan. Ke mana pun Anda berlari mengejar kemewahan atau kesenangan, tetap tidak akan teraih. Sehingga Anda penasaran dan terus mengejar dan mengejar hingga letih, jompo kemudian mati.

Hari-hari Anda lalui dengan bertengkar dan marah. Anda tidak akan bersyukur, padahal sudah banyak nikmat Allah SWT di badan dan di rumah anda. Anda akan menjadi manusia reaksioner, pemarah pembenci. Ini berbahaya.

Resepnya adalah bentuklah jiwa Muthmainnah.
Jiwa muthmainnah ialah orang yang tidak ingin lagi mencari kesenangan palsu duniawi. Ia berniat dalam pikiran dan perasaannya hanya ingin Selamat, selamat dari murka Allah SWT serta selamat dari penjara manusia di dunia. Ia selalu merasa diawasi oleh Allah SWT, berbuat yang bermanfaat untuk dirinya dan manusia sekitarnya. Ia ingin Allah SWT melihatnya dengan senyum dan pandangan mata kasih. Selalu menjaga gerak langkah dan lidahnya agar bermanfaat, dan menjaga diri untuk tidak berbuat jahat.

Langkah yang dapat anda lakukan untuk membentuk jiwa muthmainnah adalah sebagai berikut:
– Kosongkan keinginan Anda, hanya menikmati apa yang sudah ada, sambil berusaha mencari dan meraih rizqi yang terjangkau daya.
– Pantang menginginkan yang tak mungkin terjangkau (menghayal).
– Selanjutnya menyibukkan diri berkomunikasi dengan Allah SWT, beribadah, mengurus rumah tangga, membantu famili dan ummat.
– Bila Anda percaya kepada Allah, Anda harus mempercayai bahwa Allah SWT sangat sayang kepada anda. Allah SWT memberi sayang dengan cara-Nya sendiri, karena hanya Dia yang tahu cara menyelamatkan Anda.
– Yakinlah, semua keputusan Allah SWT terhadap Anda, itulah yang terbaik.
Saudaraku yang disayang Allah, bila Anda mampu berusaha menjadi seperti yang tersebut, maka Anda akan tenang menghadapi huru-hara hidup ini.

Bila Anda tenang, maka akan bertambah shaleh/shalehah, selanjut-nya muthmainnah. Dan anda berekstasi selamat dari tekanan darah yang tak teratur, selamat dari keletihan dunia dan selamat di akhirat. (Lihat QS. Fushshilat ayat 30-33), Selamat mengamalkan.

Jangan lagi mengenang masa lalu, masa lalu sudah mati. Songsong masa depan yang lebih menjanjikan, dan ingat surga yang tanpa derita, penuh kasih sayang dan keindahan sedang menanti kedatangan Anda. Hidup dalam kemesraan abadi selamanya.

KINI AKU SADAR
AKU BERNAFAS
AKU HIDUP
AKU BEBAS
AKU BEBAS DARI BISIKAN SETAN
SETAN JIN MAUPUN INSAN
AKU MEMBISIKKAN DIRIKU SENDIRI
AGAR SELALU INGAT ILAAHI
AKU PASRAH TIDAK AKAN MARAH
AKU BERJANJI TIDAK AKAN MEMBENCI
KINI KU BERSIHKAN PIKIRANKU
KU BENINGKAN PERASAANKU
KINI AKU BEBAS DARI SYAITAN
KINI AKU LEPAS DARI SEMUA IKATAN
YA ALLAH
BEBASKAN DADAKU DARI BEBAN KEINGINAN
DARI HIMPITAN ANGAN-ANGAN
DARI DENDAM, IRI DAN KEBENCIAN
KINI HATIKU TENANG, JIWAKU TERBANG
AKU NYELINAP DALAM JUBAH ILAAHI ROBBI
KINI AKU RIDHO APAPUN YANG ‘KAN TERJADI
AKU SENANG HIDUP BEGINI
TANPA DENDAM MAUPUN BENCI
KINI AKU MENGASIHI SEMUA MAKHLUK
AKU MENYAYANGI SESAMA MUSLIM
AKU MENSYUKURI APAPUN PEMBERIAN ALLAH
KINI AKU BEKERJA DAN BERAMAL
KU LURUSKAN LIDAHKU
KU BERSIHKAN HATIKU
KU BENINGKAN PIKIRANKU
KU SIRAMI AL-QUR’AN PERASAANKU
HATIKU DAMAI, JIWAKU TENTERAM SELALU
HATIKU RIDHO, MENERIMA TAKDIR ALLAH-KU
ALLAH TUMPUAN, ALLAH CINTA-KU
ALLAH-KU MENGUSAP KEPALAKU
ALLAH-KU MENYAYANGI DIRIKU
ALHAMDULILLAH ALLAH-KU

Belum Ada Tanggapan to “” Tubuh Yang Sehat Dihuni Oleh Ruh Yang Sehat “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: