Fatimah12's Weblog
Just another WordPress.com weblog

” Ampuni kami Ya Allah… “

Seorang muslim meninggal dunia dan kaum muslimin berkumpul untuk mengantarkan jenazahnya ke tempat peristirahatan terakhir. Di tengah-tengah para pelayat jenazah, nampak hadir Imam Ali bin Abi Thalib. Tiba-tiba Imam Ali mendengar suara tawa dari salah seorang pelayat. Mendengar tawa tersebut, beliau langsung marah dan menoleh ke arah orang yang tertawa itu, seraya berkata :

“Apakah kematian hanya ditentukan bagi orang lain? Apakah kebenaran hanya wajib bagi orang lain? Apakah orang-orang yang kita saksikan berangkat dalam perjalanan kematiannya akan kembali kepada kita? Kita meletakkan mereka dalam kuburnya dan kemudian menikmati harta mereka (seakan¬akan kita akan hidup selama-lamanya setelah mereka). Kita telah mengabaikan setiap pengkhutbah, lelaki atau perempuan, dan telah membuka diri kita bagi datangnya setiap malapetaka.”(hikmah ke-122)

Imam Ali melarang seseorang tertawa dalam sebuah upacara pemakaman. Beliau mengajarkan bahwa dalam situasi seperti itu, kita harus memikirkan perjalanan kita menuju alam akhirat. Kita harus mempersiapkan bekal perjalanan menuju ke sana dengan meruntuhkan kesombongan dan rasa berbangga diri.

Dalam satu khutbah yg lain Imam Ali a.s pernah berkata :

” Sekiranya kalian dapat melihat apa yang telah disaksikan oleh orang¬orang dart kalangan kalian yang telah mati, kalian akan bingung dan susah. Pada saat itu, kalian akan mendengarkan dan menaati; tetapi apa yang telah mereka lihat masih ditabiri dari kalian. Tak lama lagi, tirai akan dirobek-robek. Kepada kalian telah diperlihatkan, selagi kalian melihat, kepada kalian telah diperdengarkan, selagi kalian mendengarkan; kalian telah diberi petunjuk, selagi kalian menerima petunjuk. Aku berkata kepada kalian dengan benar. kalian telah dipanggil dengan nyaring oleh contoh-contoh [yang mengandung pelajaran] dan diperingatkan melalui pokok yang penuh peringatan. setelah para rasul llahi (malaikat), hanya manusia yang dapat menyampaikan risalah dari Allah. Maka apa yang akan aku sampaikan adalah dari Allah.”

Bila kita resapi kata-kata Imam itu dengan hati yg tenang tentu kita akan termenung dan memikirkan dosa-dosa diri sendiri, dalam satu hadis Rosulullah Saww bersabda : ” Orang yang paliing pintar diantaramu adalah orang yg selalu mengingat kematian “, sungguh….benar sekali adanya bila kita selalu ingat mati tentu segala perbuatan kita akan diperhitungkan oleh diri kita sendiri.

Sungguh tiada manusia yg luput dari dosa. Sucikah kita dari dosa sehingga dengan mudahnya bibir ini menghukum orang. Alangkah bijaksananya bila kita menghukum diri sendiri sehingga tiada waktu lagi untuk menilai orang, Imam Ali a.s berkata : ” Berbahagialah orng yg disibukkan oleh kekurangan dirinya dari pada memikirkan kekurangan orng lain.”

Alkisah ada seorang gembala yang sedang membawa onta ketika ia sedang beristirahat ia tertidur kemudian onta tersebut menghilang. Setelah lama sekali onta tersebut datang kembali . Yah….begitupun Allah merasa senang terhadap hamba yang telah pergi dari-NYA lalu kembali lagi.

Allah Maha Pengampun…., Allah Maha Penyayang…., dan Allah Maha Sabar….ingatlah DIA selalu, niscaya IA akan ingat selalu kepadamu. Bila engkau mengingat-NYA dikala senang maka IA akan mengingatmu dikala susahmu.

“Perbuatan buruk yang engkau sesali lebih disukai disisi Allah, dari pada perbuatan baik yang membuatmu bangga akan dirimu.” Imam Ali Bin Abi Thalib a.s

Ya Tuhanku….
Aku tak layak masuk syurga-MU
Tapi aku tak sanggup masuk neraka-MU
Terimalah taubatku dan ampunilah segala dosaku
Sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besar
Dosa-dosaku bagaikan butiran pasir dipantai
Terimalah taubatku…
Ya Tuhan… yang Maha tinggi
Dan usiaku berkurang setiap hari
Semenetara dosa-dosaku bertambah setiap hari
Ya Tuhanku…..
Hamba yang senang melakukan maksiat ini telah datang kepada-MU
Yang senantiasa berbuat dosa
Dan sesungguhnya telah berdoa kepada-MU
Jika Engkau beri ampunan maka itu Hak-MU
Dan jika Engkau tinggalkan maka siapa lagi yg hendak kami harapkan.

(dikutip dari Lagu I’tiroof by : Hadad Alwi)

Semoga bermanfaat,
mohon maaf bila ada kata-kata yg kurang berkenan.

Belum Ada Tanggapan to “” Ampuni kami Ya Allah… “”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: